Kalkulator berat molekul

Masukkan rumus kimia untuk menghitung berat molekul (massa molar), menghitung atom, dan melihat kontribusi massa tiap unsur.

Terakhir diperbarui: 2026/04/10

Kalkulator berat molekul

Masukkan rumus kimia untuk menghitung berat molekul dalam g/mol, lalu lihat dalam satu tampilan total atom, kontribusi massa per unsur, dan subtotal rinci.

Masukkan rumus kimia

Masukkan simbol unsur dan jumlahnya dalam bentuk rumus kimia. Kalkulator ini membaca tanda kurung, notasi hidrat dengan titik, dan notasi muatan di akhir, lalu menjumlahkan kontribusi massa setiap unsur.

Rumus
Contoh: H2O, CO2, C6H12O6, Ca(OH)2, K4[Fe(CN)6], CuSO4·5H2O
desimal
Contoh cepat
Aturan input
  • Simbol unsur dimulai dengan huruf kapital, dan huruf kedua memakai huruf kecil hanya jika diperlukan. Contoh: Na, Fe, Cl
  • Angka di luar tanda kurung (), siku [], atau kurawal {} diterapkan ke semua bagian di dalamnya. Contoh: Al2(SO4)3, K4[Fe(CN)6]
  • Mendukung notasi hidrat dengan titik. Contoh: CuSO4·5H2O, Na2CO3·10H2O
  • Notasi muatan di akhir hampir tidak memengaruhi massa, jadi diabaikan dalam perhitungan. Contoh: NH4+, SO4^2-, [Fe(CN)6]4-
  • Untuk unsur yang bobot atom standarnya dipublikasikan sebagai interval, kalkulator ini memakai titik tengah interval tersebut.
Hasil contoh
H₂O
18.01535
g/mol
Berat molekul (massa molar)

Massa molar H2O sekitar 18,01535 g/mol, yaitu hasil penjumlahan dua atom hidrogen dan satu atom oksigen.

H(1,007975 × 2) + O(15,999400 × 1) = 18,01535 g/mol
Total atom
3
Unsur berbeda
2
Kontribusi massa terbesar
O 88,81%
Unsur paling sering muncul
H × 2
Kontribusi massa per unsur

Diurutkan berdasarkan porsi massa agar Anda cepat melihat unsur yang paling besar kontribusinya terhadap total massa.

O 1 × 15.999400
15,99940 g/mol 88,81%
H 2 × 1.007975
2,01595 g/mol 11,19%
Catatan perhitungan
  • Komposisi gabungan: H2O (2 unsur berbeda, 3 atom total)
  • Oksigen memberi kontribusi massa terbesar, yaitu 88,81% dari total.
  • Untuk bobot atom standar berbentuk interval seperti H dan O, titik tengah interval digunakan.
Tabel rincian unsur
Unsur Jumlah Bobot atom Subtotal Porsi massa
O 1 15.999400 15,99940 g/mol 88,81%
H 2 1.007975 2,01595 g/mol 11,19%

Apa itu kalkulator berat molekul?

Kalkulator berat molekul menjumlahkan bobot atom semua unsur dalam suatu rumus untuk menghasilkan nilai massa yang terkait dengan zat tersebut. Alat ini bisa dipakai bukan hanya untuk senyawa dasar seperti air (H2O), karbon dioksida (CO2), dan glukosa (C6H12O6), tetapi juga untuk rumus yang memakai tanda kurung atau notasi hidrat, lalu langsung memberi hasil dalam g/mol.

Dalam istilah kimia yang lebih ketat, berat molekul, massa molekul, dan massa molar bisa dipakai berbeda tergantung konteks. Dalam kalkulator harian dan materi belajar, nilai berbasis g/mol ini sering diperlakukan bersama untuk kebutuhan praktis. Alat ini tidak hanya menampilkan satu total, tetapi juga memecah kontribusi tiap unsur, jumlah atom, dan bagaimana subtotal terbentuk sehingga dasar perhitungannya lebih mudah diperiksa.

Kapan alat ini berguna

Perhitungan berat molekul tidak hanya berguna untuk tugas kimia atau persiapan ujian. Anda sering perlu mengubah rumus menjadi angka saat menyiapkan larutan, memeriksa persamaan reaksi, memesan reagen, atau menyiapkan perhitungan konsentrasi. Pada rumus yang lebih kompleks, sangat mudah melewatkan pengali tanda kurung atau molekul hidrat jika dihitung manual, jadi lebih aman memeriksa komposisinya dulu dengan kalkulator otomatis.

  • Saat Anda ingin mendapatkan berat molekul dengan cepat sebelum lanjut ke perhitungan mol
  • Saat Anda ingin melihat kontribusi massa per unsur pada senyawa dengan tanda kurung atau hidrat
  • Saat Anda memerlukan tabel rincian perhitungan untuk merencanakan jumlah reagen sebelum percobaan
  • Saat Anda ingin tampilan intuitif tentang unsur yang paling dominan terhadap massa total saat belajar

Fitur utama

Alat ini menekankan tata letak hasil yang mudah dibaca segera setelah satu rumus kimia dimasukkan. Area hasil utama menonjolkan berat molekul total, lalu merangkum total atom dan kontribusi utama, kemudian diikuti batang kontribusi per unsur serta tabel rinci agar Anda bisa menelusuri alasan di balik angkanya. Tujuannya adalah menghadirkan alur yang jauh lebih mudah dipahami dibanding kalkulator yang hanya menampilkan satu angka.

  • Input rumus langsung – Masukkan simbol unsur dan jumlahnya untuk langsung menghitung berat molekul
  • Mendukung tanda kurung dan hidrat – Menangani struktur seperti Al2(SO4)3 dan CuSO4·5H2O
  • Memvisualisasikan porsi massa unsur – Lihat unsur mana yang mengambil bagian terbesar dari massa total
  • Menyediakan tabel rincian unsur – Menampilkan bobot atom, jumlah, subtotal, dan porsi massa dalam satu tabel
  • Hasil dapat disalin – Salin rumus dan ringkasan berat molekul langsung ke catatan atau laporan
  • Mendukung notasi muatan – Menafsirkan rumus seperti NH4+ dan [Fe(CN)6]4- untuk perhitungan massa

Cara menggunakannya

Alurnya sederhana. Masukkan rumus kimia, pilih berapa desimal yang ingin ditampilkan, lalu tekan Hitung. Hasil akan memperbarui tidak hanya berat molekul total, tetapi juga tampilan kontribusi per unsur dan tabel rinci, sehingga perhitungannya mudah diperiksa secara visual.

  1. Masukkan rumus – Contoh: H2O, CH3COOH, Ca(OH)2, CuSO4·5H2O
  2. Pilih jumlah desimal – Atur tingkat presisi tampilan yang Anda butuhkan.
  3. Tekan Hitung – Area hasil bagian atas menampilkan nilai berat molekul dalam g/mol.
  4. Periksa kontribusi dan tabel – Lihat unsur mana yang memberi kontribusi massa terbesar.
  5. Salin bila perlu – Tempelkan hasil langsung ke pesan, catatan, atau draf laporan.

Bagaimana perhitungannya bekerja

Rumus dasarnya adalah bobot atom tiap unsur × jumlahnya, lalu dijumlahkan untuk seluruh rumus. Sebagai contoh, H2O berisi dua atom hidrogen dan satu atom oksigen, jadi kalkulator menjumlahkan hidrogen dua kali dan oksigen satu kali. Jika sebuah rumus memakai tanda kurung, pengali di luar tanda kurung diterapkan ke semua bagian di dalamnya. Karena itu, Ca(OH)2 diperlakukan sebagai dua atom O dan dua atom H.

Alat ini memakai nama kalkulator berat molekul, tetapi hasilnya ditampilkan dalam g/mol agar mudah dipakai dalam alur belajar maupun praktik yang umum. Untuk rumus hidrat yang menggunakan notasi titik (·), kalkulator menafsirkan sisi kiri dan kanan secara terpisah lalu menjumlahkan seluruh komposisinya. Misalnya, CuSO4·5H2O dibaca sebagai dasar tembaga sulfat ditambah lima molekul air. Notasi muatan di akhir biasanya hanya menunjukkan perbedaan elektron dan lazim diabaikan dalam perhitungan berat molekul, jadi alat ini membaca komposisinya tetapi tidak memasukkan muatan ke dalam massa. Jika Anda juga perlu menghitung konsentrasi larutan, gunakan Kalkulator molaritas. Untuk persiapan pengenceran, Kalkulator hidrogen peroksida bisa menjadi alat lanjutan yang membantu.

Data bobot atom terutama didasarkan pada bobot atom standar. Untuk unsur yang dipublikasikan sebagai interval karena variasi isotop alami, kalkulator memakai titik tengah interval tersebut agar hasilnya konsisten. Karena itu, Anda mungkin melihat sedikit perbedaan pada angka desimal terakhir saat membandingkannya dengan buku teks, label reagen, atau tabel resmi. Memeriksa subtotal tiap unsur di tabel membantu Anda melihat dari mana perbedaan itu berasal.

  • Rumus berat molekul – Σ(bobot atom tiap unsur × jumlah)
  • Pengali tanda kurung – Mengalikan angka di luar tanda kurung ke semua bagian di dalamnya
  • Notasi hidrat dengan titik – Menghitung kedua sisi titik lalu menjumlahkannya
  • Notasi muatan – Muatan di akhir dikeluarkan dari perhitungan massa
  • Interval bobot atom standar – Nilai interval diubah ke titik tengahnya untuk dipakai di alat ini

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah berat molekul dan massa molar itu sama?

Secara ketat, berat molekul, massa molekul, dan massa molar bisa digunakan berbeda tergantung konteks. Dalam kalkulator kimia sehari-hari dan materi belajar, istilah-istilah ini sering dipakai bersama untuk kebutuhan praktis. Alat ini menampilkan hasil dalam g/mol agar jelas dan mudah dipakai, jadi dalam kebanyakan kasus Anda bisa membacanya sebagai nilai massa molar.

Apakah alat ini bisa menghitung rumus dengan tanda kurung?

Ya. Alat ini bisa membaca rumus dengan tanda kurung atau siku seperti Ca(OH)2, Al2(SO4)3, dan K4[Fe(CN)6]. Saat menghitung atom, angka di luar tanda tersebut dikalikan ke semua bagian di dalamnya.

Apakah mendukung notasi hidrat seperti CuSO4·5H2O?

Ya. Kalkulator ini mengevaluasi setiap sisi notasi titik (· atau .) secara terpisah lalu menjumlahkannya. Artinya, Anda bisa memasukkan rumus yang terdiri dari senyawa dasar dan molekul air tambahan persis seperti penulisannya.

Bisakah saya memasukkan rumus bermuatan seperti NH4+ atau [Fe(CN)6]4-?

Ya. Notasi muatan di akhir hampir tidak berpengaruh terhadap massa, jadi kalkulator ini membaca komposisinya dan mengabaikan simbol muatannya. Jika Anda juga ingin menunjukkan besar muatannya, gunakan notasi tanda topi seperti SO4^2- atau UO2^2+ agar parser mendapat sinyal yang lebih jelas. Pertahankan simbol unsur dan struktur tanda kurung persis seperti yang dimaksud.

Mengapa beberapa angka desimal terakhir bisa berbeda dari tabel acuan?

Bobot atom bisa sedikit berbeda pada angka desimal terakhir tergantung sumber bobot atom standar, asumsi kelimpahan isotop, dan aturan pembulatan. Untuk unsur seperti H, C, dan O yang dipublikasikan sebagai interval karena variasi kelimpahan alami, hasilnya juga dapat berubah tergantung nilai representatif yang dipakai. Kalkulator ini selalu menggunakan titik tengah dari nilai interval tersebut.

Apakah alat ini bisa menangani rumus organik seperti CH3COOH?

Ya. Untuk rumus seperti CH3COOH, ketika unsur yang sama muncul lebih dari sekali, kalkulator membaca seluruh rumus sesuai urutan lalu menjumlahkan jumlah unsur yang sama. Tabel hasil memungkinkan Anda memeriksa berapa atom C, H, dan O yang masuk ke total akhir.

Opini Anonim 1

Komentar yang mengganggu pengguna lain atau mengulang pesan yang sama dapat disembunyikan atau dihapus sesuai pedoman moderasi kami.

Sisa karakter: 120

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberi pendapat.