Kalkulator rata-rata tertimbang

Masukkan nilai dan bobot per baris untuk membandingkan rata-rata tertimbang, selisih dari rata-rata sederhana, porsi bobot, dan kontribusi item dalam tampilan ringkas.

Terakhir diperbarui: 2026/05/02
Rata-rata tertimbang real-time

Kalkulator rata-rata tertimbang

Masukkan nilai dan bobot per baris untuk membandingkan rata-rata akhir, selisih dari rata-rata sederhana, dan pengaruh tiap item dalam satu layar ringkas.

Rumus Σ(nilai × bobot) ÷ Σbobot

Nilai dan bobot

Bobot tidak harus berjumlah 100; kalkulator akan menormalkan basis yang konsisten secara otomatis.

Item Nilai Bobot Hapus
Contoh
Input valid

Hasil utama

Rata-rata tertimbang
86,00

Dari 4 item valid, jumlah tertimbang adalah 8.600,00 dan total bobot 100,00, sehingga rata-rata tertimbang 86,00.

8.600,00 ÷ 100,00 = 86,00
Total bobot100,00
Jumlah tertimbang8.600,00
Rata-rata sederhana85,75
Selisih+0,25
Item44
Tampilan2 desimal
Bobot terbesarUAS (40,0%)
InterpretasiTotal 100
Cara membaca

UAS memiliki bobot terbesar, yaitu 40%, sehingga rata-rata tertimbang sedikit lebih tinggi daripada rata-rata sederhana.

Kontribusi dan alur hitung

Gunakan tabel dan rumus untuk melihat item yang menaikkan atau menurunkan rata-rata.

Total 4 item
ItemNilaiBobotPorsiNilai×bobotKontribusi
UTS 85,00 20,00
20,0%
1.700,00 17,00
UAS 92,00 40,00
40,0%
3.680,00 36,80
Tugas 88,00 10,00
10,0%
880,00 8,80
Kuis 78,00 30,00
30,0%
2.340,00 23,40
  1. 85 × 20 + 92 × 40 + 88 × 10 + 78 × 30 = 8.600,00
  2. 20 + 40 + 10 + 30 = 100,00
  3. 8.600,00 ÷ 100,00 = 86,00

Apa itu kalkulator rata-rata tertimbang?

Kalkulator rata-rata tertimbang memberi tingkat penting yang berbeda pada setiap nilai sebelum semuanya digabung menjadi satu hasil. Karena itu, alat ini sangat berguna untuk bobot ujian, pengecekan GPA, alokasi portofolio, atau harga rata-rata per unit, yaitu situasi ketika tiap baris memang tidak seharusnya dihitung sama besar.

Alat ini menampilkan jumlah tertimbang, rata-rata tertimbang, rata-rata sederhana, porsi tiap baris, dan kontribusinya terhadap hasil akhir secara bersamaan. Jadi Anda tidak hanya melihat angkanya, tetapi juga mengapa hasil itu terbentuk.

Fitur utama

Anda bisa memeriksa rata-rata tertimbang tanpa harus menyusun spreadsheet lengkap terlebih dahulu. Ringkasan di bagian atas dan tabel kontribusi langsung menunjukkan bagaimana bobot besar dan kecil menggeser hasil akhirnya.

  • Editor per baris – Masukkan nama item, nilai, dan bobot per baris, lalu tambahkan atau hapus baris sesuai kebutuhan.
  • Perhitungan instan – Begitu input lengkap, alat ini langsung menerapkan rumus Σ(nilai × bobot) ÷ Σbobot.
  • Normalisasi otomatis – Bobot tidak harus tepat 100 karena total seluruh bobot otomatis dipakai sebagai penyebut.
  • Perbandingan dengan rata-rata sederhana – Rata-rata tertimbang dan rata-rata biasa ditampilkan berdampingan agar efek bobotnya langsung terlihat.
  • Tabel kontribusi – Periksa porsi, nilai tertimbang, dan kontribusi tiap baris dalam satu tampilan ringkas.

Cara menggunakannya

Dalam banyak kasus, Anda hanya perlu dua angka per baris: satu nilai dan bobotnya. Bobot tidak harus berjumlah tepat 100, selama seluruh data memakai skala yang sama.

  1. Masukkan item – Isi nama dan nilai setiap baris. Nama bersifat opsional, tetapi sangat membantu saat membaca tabel hasil.
  2. Masukkan bobot – Gunakan persentase, kredit, unit, atau kuantitas dengan satu dasar yang konsisten.
  3. Baca ringkasan – Mulailah dari rata-rata tertimbang, jumlah tertimbang, rata-rata sederhana, dan bobot terbesar.
  4. Periksa kontribusi – Tabel detail menunjukkan baris mana yang mendorong hasil ke atas atau ke bawah.

Rumus dan interpretasi

Rumus dasarnya adalah rata-rata tertimbang = Σ(nilai × bobot) ÷ Σbobot. Jika bobotnya 20, 40, 10, dan 30 serta nilainya 85, 92, 88, dan 78, maka jumlah tertimbangnya 8,600 dan total bobotnya 100. Dari situ diperoleh rata-rata tertimbang sebesar 86.

Rata-rata sederhana memperlakukan semua nilai sama, sedangkan rata-rata tertimbang memberi pengaruh lebih besar pada baris dengan bobot tinggi. Jika baris berbobot besar nilainya tinggi, rata-rata tertimbang akan naik di atas rata-rata sederhana. Jika nilainya rendah, hasilnya turun di bawahnya. Untuk versi ID ini, kami sengaja tidak menambahkan tautan internal ke alat terkait yang belum tersedia penuh dalam bahasa yang sama.

Kasus penggunaan yang umum

Rata-rata tertimbang sangat berguna saat tiap nilai memang tidak boleh dihitung sama besar. Ini berlaku pada penilaian berskala, kelompok data dengan proporsi berbeda, dan daftar pembelian atau investasi yang tiap barisnya punya dampak nyata yang tidak sama.

  • Menggabungkan UTS, UAS, dan tugas menjadi satu nilai akhir
  • Memeriksa GPA atau rata-rata nilai ketika mata kuliah punya kredit yang berbeda
  • Menghitung harga rata-rata per unit dari pembelian dengan jumlah berbeda
  • Memperkirakan rata-rata imbal hasil portofolio dengan alokasi berbeda
  • Menggabungkan skor survei atau evaluasi yang tingkat pentingnya tidak sama

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah total bobot harus tepat 100?

Tidak. Bobot tidak harus berjumlah tepat 100. Alat ini membagi dengan total seluruh bobot, sehingga tetap bekerja baik untuk persentase, kredit, maupun kuantitas selama dasar skalanya konsisten.

Bolehkah ada baris dengan bobot 0?

Boleh. Baris dengan bobot 0 tidak memengaruhi hasil akhir, tetapi tetap muncul di tabel dengan kontribusi 0 %. Jika semua bobot bernilai 0, rata-rata tertimbang tidak bisa dihitung.

Bisakah saya memakai nilai negatif atau desimal?

Bisa. Nilai negatif dan desimal tetap didukung, misalnya untuk perubahan imbal hasil, deviasi, atau faktor koreksi. Dalam praktiknya, bobot biasanya lebih mudah dipahami jika tetap nol atau lebih.

Apakah alat ini bisa dipakai untuk menghitung GPA?

Bisa. Masukkan poin nilai sebagai value dan kredit sebagai weight. Mata kuliah dengan 4,0 poin dan 3 kredit serta mata kuliah dengan 3,7 poin dan 2 kredit akan digabung sehingga mata kuliah dengan kredit lebih besar memberi pengaruh lebih kuat.

Kapan rata-rata tertimbang akan berbeda jauh dari rata-rata sederhana?

Perbedaannya akan makin besar ketika baris dengan bobot tertinggi memiliki nilai yang jauh lebih tinggi atau lebih rendah daripada baris lain. Jika baris terpenting nilainya kuat, rata-rata tertimbang akan berada di atas rata-rata sederhana. Jika lemah, hasilnya turun di bawahnya.

Opini Anonim 1

Komentar yang mengganggu pengguna lain atau mengulang pesan yang sama dapat disembunyikan atau dihapus sesuai pedoman moderasi kami.

Sisa karakter: 120

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberi pendapat.